WELCOME

Get Gifs at CodemySpace.com
Tampilkan postingan dengan label hindu dan budha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hindu dan budha. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2012

geografi

RINGKASAN
- Agama hindu mempunyai 3 dewa yang senantiasa di puja, yang lebih di kenal dengan nama tri murti, yaitu dewa brahma (dewa pencipta), dewa wisnu (dewa pelindung), dan dewa syiwa (dewa perusak).
- Tujuan yang hendak dicapai oleh agama hindu adalah Moksha, yaitu terbebas dari dilahirkan kembali.
- Pembentukan kasta dalam agama hindu mempunyai tujuan utama menjaga kemurnian ras bangsa arya yang dianggap ras paling baik, dibandingkan dengan ras dravida yang dianggap lebih rendah.
- Pada awalnya, Budha bukan sebuah agama, tetapi hanya merupakan suatu paham baru dalam agama hindu yang disebut Budhisme, yang muncul sebagai protes pada perbedaan kasta.
- Dalam konsep agama budha, hidup adalah menderita, dan penderitaan itu terjadi karena ketidaktahuan manusia akan kebenaran yang hakiki.
- Penganut agama budha percaya bahwa tujuan hidup manusia di dunia adalah menghentikan reinkarnasi, karena penderitaan yang sebenarnya adalah jika seseorang terus-menerus mengalami reikarnasi atau selalu dilahirkan kembali ke dunia.
- Proses masuknya agama hindu dan budha masuk ke Indonesia, melalui hubungan perdagangan Indonesia denngan India.
- Sebelum pengaruh hindu dan budha masuk ke Indonesia, sebenarnya Indonesia masih mempunyai adat istiadat,kebiasaan, dan kepercayaan yang dipelihara, hidup dan berkembang ditengah-tengah masyarakat. Sehingga agama dan kebudayaan yang masuk disesuaikan dengan kebudayaan dan kepercayaan Indonesia.
- Pengaruh hindu dan budha telah membaur menjadi satu dengan kepercayaan dan keyakinan yang telah ada sebelumnya sehingga makin memperkaya khasanah budaya bangsa Indonesia.
- Peninggalan sejarah zaman kerajaan yang bercorak hindu maupun budha, merupakan bukti nyata adanya sejarah masa lalu. Peninggalan-peninggalan tersebut sangat berharga, karena dari peninggalan itu kita semua dapat mempelajari apa yang sebenarnya terjadi, kapan, dimana, siapa yang berkuasa waktu itu, dan sebagainya.
- Peninggalan sejarah dapat berupa batu tertulis, patung, candi, rontal, kitab, dan sebagainya.